November 18, 2006 (Press Release) --
Peristiwa-peristiwa besar yang menimpa umat adalah salah satu hal yang dapat membangkitkan kemauan dan membangunkan tekad; karena kejadian-kejadian tersebut tak ubahnya sebagai bel peringatan dan genderang bahaya yang memberitahukan kehancuran umat tersebut. Jika umat menyadari kelemahan, kehinaan dan cengkraman musuhnya, maka mereka mulai berpikir dengan benar dan bekerja dengan bersungguh-sungguh untuk dapat menyingkirkan musuh dan dapat mengembalikan harga diri dan kemuliannya.
Jika kita membuka lembaran-lembaran sejarah umat periode yang lampau, kita temukan bahwa kejadian-kejadian yang menimpa umat mampu menjadi faktor terbesar untuk menbangkitkan kemauan dan membangunkan semangat. Para ulama mengatakan bahwa sejarah adalah tentaranya Alloh ‘Azza wa Jalla di muka bumi. Tidak ada menusia yang mampu melawan sejarah. Oleh sebab itu orang-orang kafir dari kalangan orientalis maupun ahli kitab (Yahudi dan Nasrani) berusaha menjauhkan umat Islam dari sejarah. Mereka berusaha menyibukkan kaum Muslimin dengan perkara-perkara yang sia-sia, menjejali mereka dengan sejarah peradapan lain yang telah dimodifikasi (baca diotak-atik), misalnya revolusi industri, perang dunia I dan II, perang eropa, perjalanan penjajahan orientalis, sosialis, dan pereadapan-peradapan syirik kuno seperti peradapan sungai Indus, peradapan Mesopotamia, peradapan Yunani, dengan pura-pura menutup mata dan tanpa sedikitpun menyebut peradapan Islam. Kalaupun mengungkapkan sejarah Islam pasti berdasarkan sumber yang tidak valid dan kebohongan yang umumnya mendiskriditkan Islam. Sehingga umat Islam benci dan malu untuk belajar sejarah Islam.
Berapa banyak sejarah yang tidak kita ketahui? Berapa banyak jumlah perang yang pernah dilakukan oleh Rasululloh ShalAllohu ‘alaihi wa sallam? Kapan Rasululloh ShalAllohu ‘alaihi wa sallam hijrah, kapan 'fathul makkah'? Kapan Shalahuddin Al-Ayubi memenangkan perang salib (orang-orang Yahudi dalam suatu konferensi pemting umat Yahudi membahas apa penyebab umat Islam dibawah pimpinan Shalahuddin Al-Ayubi mampu memukul mundur tentara salib, ternyata mereka sampai pada kesimpulam bahwa penyebabnya adalah kaum Muslimin pada saat itu dekat dengan Al-Quran, sehingga untuk mengalahkan kaum Muslimin ialah dengan menjauhkan mereka dari Al-Quran)? Kita malah hafal perang yang dilakukan Napoleon Bonarpate, jumlahnya, dengan siapa saja, padahal itu perkara yang sia-sia dan tidak mengapa kalau tidak diketahui.
Betapa banyak pelajaran yang bisa kita ambil dari sejarah peradapan Islam, namun sayang umat Islam sekarang ini memiliki semangat yang rendah untuk mempelajari sejarahnya. Bahkan hal ini terjadi pada para aktivis yang mengaku berjuang mempertahankan Islam.
untuk lebih lengkapnya baca di www.mediamuslim.info >> http://www.mediamuslim.info/index.php?option=com_content&task=view&id=341&Itemid=1
Jika kita membuka lembaran-lembaran sejarah umat periode yang lampau, kita temukan bahwa kejadian-kejadian yang menimpa umat mampu menjadi faktor terbesar untuk menbangkitkan kemauan dan membangunkan semangat. Para ulama mengatakan bahwa sejarah adalah tentaranya Alloh ‘Azza wa Jalla di muka bumi. Tidak ada menusia yang mampu melawan sejarah. Oleh sebab itu orang-orang kafir dari kalangan orientalis maupun ahli kitab (Yahudi dan Nasrani) berusaha menjauhkan umat Islam dari sejarah. Mereka berusaha menyibukkan kaum Muslimin dengan perkara-perkara yang sia-sia, menjejali mereka dengan sejarah peradapan lain yang telah dimodifikasi (baca diotak-atik), misalnya revolusi industri, perang dunia I dan II, perang eropa, perjalanan penjajahan orientalis, sosialis, dan pereadapan-peradapan syirik kuno seperti peradapan sungai Indus, peradapan Mesopotamia, peradapan Yunani, dengan pura-pura menutup mata dan tanpa sedikitpun menyebut peradapan Islam. Kalaupun mengungkapkan sejarah Islam pasti berdasarkan sumber yang tidak valid dan kebohongan yang umumnya mendiskriditkan Islam. Sehingga umat Islam benci dan malu untuk belajar sejarah Islam.
Berapa banyak sejarah yang tidak kita ketahui? Berapa banyak jumlah perang yang pernah dilakukan oleh Rasululloh ShalAllohu ‘alaihi wa sallam? Kapan Rasululloh ShalAllohu ‘alaihi wa sallam hijrah, kapan 'fathul makkah'? Kapan Shalahuddin Al-Ayubi memenangkan perang salib (orang-orang Yahudi dalam suatu konferensi pemting umat Yahudi membahas apa penyebab umat Islam dibawah pimpinan Shalahuddin Al-Ayubi mampu memukul mundur tentara salib, ternyata mereka sampai pada kesimpulam bahwa penyebabnya adalah kaum Muslimin pada saat itu dekat dengan Al-Quran, sehingga untuk mengalahkan kaum Muslimin ialah dengan menjauhkan mereka dari Al-Quran)? Kita malah hafal perang yang dilakukan Napoleon Bonarpate, jumlahnya, dengan siapa saja, padahal itu perkara yang sia-sia dan tidak mengapa kalau tidak diketahui.
Betapa banyak pelajaran yang bisa kita ambil dari sejarah peradapan Islam, namun sayang umat Islam sekarang ini memiliki semangat yang rendah untuk mempelajari sejarahnya. Bahkan hal ini terjadi pada para aktivis yang mengaku berjuang mempertahankan Islam.
untuk lebih lengkapnya baca di www.mediamuslim.info >> http://www.mediamuslim.info/index.php?option=com_content&task=view&id=341&Itemid=1

Jika kita membuka lembaran-lembaran sejarah umat periode yang lampau, kita temukan bahwa kejadian-kejadian yang menimpa umat mampu menjadi faktor terbesar untuk menbangkitkan kemauan dan membangunkan.
Email
Print
SPAM





